Pengembang perumahan Grand Harvest, meluncurkan rumah tapak terbatas di klaster terakhir dari proyeknya di kawasan Surabaya Barat. Rumah tapak dengan harga Rp 3 miliar hingga Rp 4,5 miliar tersebut, hanya tersedia sebanyak 20 unit.
Departement Head of Sales and Marketing PT Abdael Nusa, Kent Hilman mengatakan, rumah baru tipe Emmerson dan Farmington ini berada di area premium.
“Berada di area boulevard. Hal itu yang mendorong harga kami pasang di kisaran tersebut, dengan konsep bangunan rumah Network that Net-worth,” kata Kent saat open house, Minggu (27/8/2023).
Lebih lanjut Kent menyebutkan, tipe baru ini tidak hanya menjual sebuah rumah, tetapi juga sebuah value untuk ditinggali baik lingkungan maupun jaringan. “Karena itu, target pasar dari kedua tipe itu adalah pengusaha dan profesional, serta keluarga muda dengan rentang usia 30 – 45 tahun yang berada di wilayah Surabaya,” jelas Kent.
Tipe Farmington terbagi menjadi tiga, yaitu Neo, Standart, dan Deluxe. Farmington Neo memiliki Luas Tanah (LT) 126 dan Luas Bangunan (LB) 141 dengan 2+1 kamar tidur, 3+1 kamar mandi, dan 1 carport.
Farmington Standar memiliki LT 126 dan LB 159 dengan 3+1 kamar tidur, 3+1 kamar mandi, dan 1 carport. Sedangkan Farmington Deluxe memiliki LT 126 dan LB 171 dengan 4+1 kamar tidur, 3+1 kamar mandi, dan 1 carport.
Untuk tipe Emmerson juga memiliki 3 jenis yaitu Neo, Deluxe dan Premier. Emmerson Neo memiliki LT 168 dan LB 145 dengan 2+1 kamar tidur, 3+1 kamar mandi, dan 2 carport. Deluxe memiliki LT 168 dan LB 176 dengan 4+1 kamar tidur, 3+1 kamar mandi, dan 2 carport. Dan Premier memiliki LT 168 dan LB 229 dengan 4+1 kamar tidur, 4+1 kamar mandi, dan 2 carport.
Untuk harga, rumah tipe Farmington dimulai Rp 3,1 miliar, dan Emmerson dibanderol dengan harga Rp 3,9 miliar.
Kent menambahkan, pihaknya sudah membangun dan menyiapkan sebanyak 20 unit rumah ready stock di tahun ini.
“Saat ini yang ready stock ada 8 unit di mana 4 unit sudah akan dihuni, dan ditargetkan akan selesai terbangun pada tahun 2024 mendatang,” ungkap Kent.
Terkait penjualan, pihaknya sangat optimistis bahwa segmen rumah menengah di harga Rp 3 miliar hingga Rp 4 miliar masih bagus. “Kami optimistis hingga akhir tahun 2023 bisa menjual sebanyak 20 unit untuk dua tipe baru di kawasan boulevard ini,” terangnya.
Selain rumah di kawasan boulevard, Kent menambahkan, pihaknya juga masih memiliki beberapa unit rumah ready stock di klaster yang lokasinya di dalam dengan one gate system. “Ada sekitar 8 unit tersedia dengan harga kisaran Rp 1,5 miliar,” bebernya.
Dari spesifikasi, rumah di tipe Farmington dan Emmerson memiliki fungsi yang berdedikasi yang dimaksudkan untuk membantu menunjang kualitas hidup penghuninya. “Semua fungsi dari rumah ini punya dedicated-nya.
Contohnya skylight yang menambah pencahayaan dalam rumah dengan cahaya natural. Tipe Emmerson yang ada inner courtyard,” ujar Kent.
Project Coordinator Grand Harvest, Erick Ardine menambahkan, kedua tipe baru ini juga memiliki unique selling point. Label sebagai ‘Boulevard’ sendiri diharapkan bisa menjaring orang-orang dengan koneksi terbaik untuk bisa tinggal, sehingga terbentuk sebuah komunitas elite di tengah Grand Harvest. “Experience yang didapat akan berbeda, seperti derajatnya, komunitasnya, serta lingkungannya,” kata Erick.
Kedua tipe ini dilengkapi dengan berm yang sangat lebar dengan balkon serta pemandangan yang cantik dari Boulevard Grand Harvest. Jalan utama memiliki ROW 18 meter juga jadi nilai lebih dari proyek tersebut.
Source from here


